"Temple Grandin", Si Autis Jenius


TEMPLE GRANDIN 
PEMAIN: 
Claire Danes (Temple Grandin), Julia Ormond (Eustica), Catherine O'Hara (Aunt Anne), David Sam (Professor Carlock) 
SUTRADARA: Mick Jackson 
SKENARIO
: Christopher Monger dan William Merrit Johnson
Temple Grandin merupakan potret kegigihan dan ketekunan seorang wanita muda yang berjuang melawan penentangan-penentangan yang mengisolasi penyandang autisme pada suatu masa ketika autisme belum banyak diketahui.
Film ini mengisahkan kehidupan Temple yang didiagnosis menderita autisme oleh dokter. Meski begitu, di tengah pertumbuhannya yang bergejolak dan perkembangan Temple selama bersekolah justru membuat banyak kalangan angkat topi akan bakat unik perempuan yang berhasil mendapatkan gelar Master of Science in Animal Science.
Dengan segala kekurangannya, Temple muda selalu berpikir out of the box di luar pemikiran manusia normal lainnya. Misalnya, Temple yang menyandang autisme sejak usia kecilnya mampu mengamati kebiasaan sapi ternak sebelum dijagal oleh para cowboy.
Dengan pengamatannya tersebut, Temple yang berusaha menyelesaikan tesisnya berpikir, "Dunia sudah kejam, dan kita tidak perlu kejam terhadap hewan ternak." Sukses mencipta sebuah metode berupa alat perilaku untuk menenangkan hewan ternak.
Temuannya tersebut juga ditulisnya sebagai artikel majalah yang menjadi langganan para peternak sapi, hingga akhirnya tak sedikit dari mereka meminta Temple untuk mempresentasikan metodenya.
Film yang mengambil latar Amerika era 1975 itu bisa menggugah pola pikir terhadap penyandang autisme selama ini. Misalnya, dalam satu scene Temple mengaku lebih senang jika dia diperlakukan sama dengan orang-orang normal lainnya, dan lebih menghargai mereka yang memberikan tanggung jawab pekerjaan yang sama pula dengan pekerja lainnya.
Kisah Temple Grandin yang didasarkan pada buku Emergance karya Temple Grandin dan Margaret Scariano, juga buku Thinking in Pictures karya Temple Grandin, mencoba membawa persepsi atas dunia yang sangat berbeda sebagai wawasan baru bagi banyak orang.
Temple Grandin, film produksi HBO Original peraih penghargaan Emmy dan Golden Globe, akan tayang perdana di Asia pada 2 September 2011 pukul 21.00 WIB di HBO dan HBO HD.

Melly Goeslaw Takut Dosa


 Sebagai orangtua yang bertanggungjawab untuk mendidik anaknya, vokalis sekaligus pencipta lagu Melly Goeslaw berupaya mengajarkan putranya, Anakku Lelaki Hoed untuk berpuasa.
Alhamdulillah anak puasa, kalau saya puasa pasti mereka puasa.
"Alhamdulillah anak puasa, kalau saya puasa pasti mereka puasa. (Anak) yang paling besar 11 tahun jadi sudah wajib berpuasa, kalau enggak kan saya juga yang dosa," kata Melly dalam wawancara di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (10/8/2011).
Sementara untuk si bungsu, minimal Melly mengajarkannya untuk berpuasa setengah hari. "Cuma yang kecil itu kalau pulang sekolah sering haus jadi buka setengah hari. Tapi enggak apa-apa, bukan berarti sahur enggakdibangunin mereka harus tetap bangun. Yang lebih kuatnya puasa mereka baru tahun ini," cerita Melly.
Mengajarkan ibadah puasa, bagi Melly tak begitu sulit asalkan menggunakan pendekatan yang tepat kepada anak-anaknya. "Kebetulan di komplek saya itu ada madrasah dan anak-anaknya punya kebiasaan kalau sore, salat magrib dan isya itu salat di sana. Di situ sudah terbiasa ke masjid, dengan puasa, salat, atau tarawih itu hal yang biasa," jelas Melly.
Tak mau ketinggalan, peran ayah juga ikut diambil komposer yang juga produser Anto Hoed dalam mendidik anak-anaknya. Kalau urusan berpuasa, anak-anak Melly paling segam kepada sang ayah. "Lumayan. Anaknya itu takutnya sama ayahnya," tuntas Melly sambil tertawa.

Cinta Laura Sedih Tinggalkan Papi-Mami


Sabtu (13/8/2011) dini hari tadi, penyanyi dan bintang sinetron Cinta Laura Khiel meninggalkan Tanah Air untuk melanjutkan kuliah di Negeri Paman Sam. 
Cinta Laura akan melanjutkan kuliah di Columbia University, New York. "Besok (Sabtu) pagi. Aku ambil dua major di sana, psikologi danscience di Columbia University, New York. Aku enggak akan balik lagi ke Indonesia sampai tahun depan," tutur Cinta saat ditemui wartawan di kawasan Cipete, Jakarta, Jumat malam.
Seperti dikabarkan sebelumnya, Cinta akan secara mandiri menyelesaikan studinya di sana. Cinta telah mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan di sana, termasuk akomodasi dengan tinggal di asrama kampus.
"Aku akan sedih sekali karena nggak ketemu Papi-Mami. Mungkin aku bakal shock. Tapi, aku bakal dapat teman baru di sana. Aku juga excited sekali ingin melanjutkan kuliah," sambung Cinta lagi.
Karena itu, untuk membiasakan perlahan-lahan lepas dari orangtuanya, selama tiga minggu pertama, Cinta akan ditemani kedua orangtuanya. "Sambil beradaptasi dengan lingkungan yang baru," tutup pelantun "Oh Baby" ini.