Kekuatan Baru Band GARASI


 Lama menghilang, grup band GARASI bali hadir. Tak cuma sekadar merilis album baru,  GARASI juga digawangi vokalis baru, Higin Ayuga, yang menggantikan vokalis sebelumnya, Ayu Ratna, serta pembetot bas Wembri Arlistha yang menambah amunisi baru bagi GARASI.
Berangkat dari hobi yang sama, personel utamanya Fedi Nuril (gitar), Aries Budiman (drum), mengaku tak kesulitan menyatukan ide bareng dengan dua personel baru mereka.
“Ya, standar sih kayak temenan biasa aja, ada kesamaan hobi juga, bercandaannya juga sama, jadi cepat klik aja sih sebetulnya. Enggak begitu susah banget untuk singkron sama berempat ini. Kalau GARASInya sih enggak sampai berbulan-bulan gimana ya penyesuaiannya. Semenjak Mbak Mira (Produser GARASI) ketuk palu Higin jadi vokalis, ya tiap hari kita ketemuan,” ujar Aries saat ditemui seusai acara peluncuran album ketiga GARASI, Kembali, di sebuah kafe di kawasan Menteng, Jakarta, kemarin.
Meski tergolong masih baru, Fedi Nuril dan Aries memberi kepercayaan penuh kepada dua personel barunya untuk memimpin arah musikal GARASI yang lebih segar dan menjanjikan. Kondisi yang sangat jarang untuk ditemukan di band-band lain manapun tentunya, di mana lebih dari 90 persen materi album Kembali, diciptakan oleh penghuni baru GARASI.
“Saya menjanjikan level baru bagi GARASI. Agar tidak segmented, saya ingin membawa GARASI ke sebuah level di mana idealisme dan kehendak orang banyak dapat dijembatani, bukan hal mudah namun saya yakin pasti tercapai,” kata Higin.
Fedi juga menegaskan bahwa GARASI yang sekarang berbeda dengan sebelumnya. Kali ini benar-benar baru dan fresh, setiap ide-ide yang muncul baik dari masing-masing personel akan didiskusikan bersama dan diambil titik tengahnya. Hal tersebut tentu saja akan memberi efek besar terhadap warna musik yang diusung saat ini. "Ini merupakan hasil eksplor dari personelnya, yang merupakan penyampaian dari suara hati untuk bermusik tanpa paksaan," jelas Higin lagi.

0 komentar:

Posting Komentar